Rabu, 29 Februari 2012

Kebersamaan Itu Memang Indah...


Lama sudah rasanya waktu penantian kebersamaan seperti ini diperoleh dalam kesibukan aktivitas di Kampus. Rihlah (jalan-jalan), Pergi ke suatu tempat yang banyak pepohonan, sejuk, tenang dimana jauh dari aktivitas kota yang penat. Perlu sekali agenda kebesamaan semacam ini diadakan rutin untuk mempersatukan dan memperkuat Ukhuwah (persaudaraan).
Minggu, 26 Februari 2012 itulah waktu kami nge-date akbar alias Family Gathering 2012, bertempat di Lembang Bandung sebagai Markas kami untuk melakukan beberapa aktivitas yang mungkin cukup singkat waktunya. Flash back, mendapatkan jarkom sms dari panitia untuk kumpul jam 06.30wib di bundaran IT Telkom…tidak dipungkiri mungkin banyak kesibukan positif yang kami punyai (husnuzan aja yah),sehingga jamnya berdetak lebih cepat…(hehehe) keberangkatan pertama sekitar jam 07.50wib dan klauter II sekitar jam 08.15wib. Untuk para akhwat (Perempuan) dan ada beberapa Ikhwan (Cowo’) berangkat menggunakan angkot mini. Ana (Gue’) dan para sohib mengendarai motor melalui jalan yang naik turun yang luar biasa ektrimnya (suer deh, gue ga boong)…sampai ada akhwat yang pakai motor berboncengan (sesame cewe’ loe…)  motornya ga kuat nanjak man… dan para ikhwan pun ada yang turun dari motor, kebayang ga tuh coy. Walaupun begitu,kami disuguhi dengan pemandangan alam yang luar biasa indah, subhanallah…amazing dah pokoknya. Sambil meng-enjoy perjalanan yang menantang, tak terasa sudah sampai di TMU (Tempat Mempererat Ukhuwah), hehehe istilah sendiri tuh.

Terus ikutin ceritanya yah…
Sesampainya di TMU, kami menuju lokasi kegiatan yang tempatnya di bawah bukit jauh di jarak dekat di mata. Anak tangga yang terbuat dari kayu sehingga terkesan alami…menjadikan perjalanan kami lancer. Plirak-plirik kanan-kiri, Ternyata banyak pengunjung juga yang ke sana, ada juga yang camp di sana…terus calling panitia untuk menanyakan lokasinya, perintahnya turun sampai ujung tangga. Sesudah sampai di ujung tangga ada Gubuk (sebut aja Markas deh), di sana ada beberapa senior loh, beserta dosen pula, wah ini baru akbar…dari yang merasa muda sampai yang dianggap tua.hix2…dan kami terdiri dari mahasiswa ITT, Poltek dan IMT (IMT yang ada Cuma Akhwat).
Sebelum mulai aktivitas pertama, kami makan donat bersama…tapi donatnya ga bolong tengahnya. Kemudian kami baris untuk melakukan senam bersama, ikhwan di depan dan akhwat di belakang…(Seperti shalat, sebaik-baik barisan untuk cowo di depan dan sebaliknya untuk perempuan di belakang) ada instruktur senamnya loh, tapi gerakan yang diperagakan bersumber dari Laptop, ketahuan nyontek (jangan dipakai saat ujian yah, ga boleh)…pantesan pandangannya ke arah laptop. Habis itu, ada sepatah dua patah dari panitia dan dosen (sebut saja beliau adalah Pak Budi, n Pak Gelar) tentang tujuan dari acara hari ini…
Lanjut ke kegiatan…
Ikhwan n akhwat terpisah tempatnya (emang seharusnya gitu!), Ikhwan berjalan ke atas bukit dan akhwat berada di sekitar Markas. Ikhwan lomba tarik tambang, terbagi jadi 7 group…Ana masuk group 5 yang terdiri 7 orang. Walaupun dari ukuran badan kami kalah dengan kelompok lain, tapi semangatnya ga boleh dianggap enteng. Peraturan sangan simple, sistem gugur…jadi yang kalah sudah ga bisa main lain, kecuali perebutan juara 3 (Group Cuma 7)…tak disangka group ana masuk final lawan group 5. Sekilas rekan-rekan yang lain mempredikasi bahwa yang menang sudah pasti Group 4. Dengan sistem berbeda, yang menang harus menang 2 kali. Tak banyak menduga, bahwa kelompok ana yang keluar menjadi Pemenang tarik tambang…ga nyangka bro. Setelah itu, foto2 bareng donk, salah satu hasilnya seperti foto di atas tuh…narsis jamaah. - terus kurang lebih acara di akhwat hampir sama. (ga perlu diceritain deh, nanti mungkin baca versi akhwatnya, kalau ada)
Pindah tempat yuks, pertandingan memindahkan belut…
wah sekarang dibagi jadi 8 Group, masing-masing Group menurunkan 4 orang. Group ana Cuma dapet 3 ekor belut, dah deh belum menang. Pemenangnya siapa di pertandingan ini juga ga tahu…
Kembali ke Markas…jam menunjukkan sekitar jam 12:30wib. Saatnya shalat Dhuhur…dan naik ke atas bukit, bergantian ikhwan dan akhwat karena keterbatasan tempat. Hujan pun turun…Alhamdulillah,
setelah menghadap Sang Khaliq, beberapa dari kami (ikhwan donk) main bola di depan Markas (emang ada depannya?kan ga ada pintu jendala) sambil hujan-hujanan…senang melihat mereka bermain sambil jatuh-jatuhan, ana sendiri ga main, cz dah ganti celana, pengin sih sebenarnya. Liat permainan mereka lucu dan bikin ketawa, di Markas ada yang jadi komentator memakai TOA. Setelah hujan reda, kami merapat ke Markas untuk persiapan pulang, sebelum pulang di isi dengan sedikit motivasi dan sharing tentang perkembangan Kampus dari senior angkatan 2000 STT Telkom (sekarang IT Telkom) dan pembagian hadiah (belum tahu juga Group mana yang menang Memindahkan belut, panitia ikhwan ga catet sih).
Beranjak ke posisi awal tempat dimana kendaraan di parkir (atas bukit), kemudian shalat ‘Ashar berjamaah di Masjid. Pulang,,,, Hujan menemani kepulangan kami (insyaAllah Hujannya berkah buat kami dan orang muslim). Singkat kata, rasa syukur yang luar biasa masih bisa berkumpul dalam dekapan ukhuwah (kaya judul buku mr. Salim A Fillah ajah).
Semoga Allah swt. memberikan kami dan pembaca kebaikan yang menjadikan kita semua ingat dan mencintai-Nya serta Allah swt. memperkuat ukhuwah Islamiyah untuk seluruh umat ISLAM…
“Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Anfal : 63)

Next story…???
By Tohir Cham.ir
29/02/2012 - Kontrakan H2


Senin, 27 Februari 2012

Subhanallah, Cerita Seorang Jasa Sol Sepatu/Sandal...

Assalaamu'alaykum wa rahmaatullaahi wa baraakaatuh...

Subhanallah...
Cerita pagi ini, di Kontrakan H2
Teman saya satu kontrakan memanggil pekerja jasa sol sepatu, ketika teman saya masuk ngambil sepatu dan tidak ada orang yang melihat pekerja tersebut. Pekerja tersebut duduk (Dekat kamar saya) dan terdengar beliau mengucapkan "Allah Akbar" (insyaAllah mengucapkan dengan Ikhlas dan terhindar dari Riya'). saya jadi penasaran, betapa beliau bersyukur mengingat-Nya. Saya jadi ingin tahu sosok beliau...(wawancara...yuk)

Ngobrol-ngobrol...
Beliau Asal Garut (ga tanya nama, hehehe), Tinggal sendiri (keluarga di Garut) di daerah yang sering banjir (Day**...**lot, dirahasikan), Banjir ketika daerah tersebut diguyur hujan. ketika tidak hujan pun kerap kali banjir, karena datang air kiriman dari daratan yang lebih tinggi.

 (ngesolin sepatu ah...)

Bekerja sebagai jasa sol sepatu sudah dilakukakan lumayan lama sekitar 25 tahun...(lumayan dari mana? umur saya aja belum sampai situh...)Mendapatkan ketrampilan tersebut dari pengalamannya bekerja di Toko Sepatu. Beliau keluar dari buruh pabrik dengan alasan tidak bebas jika ingin pulang ke kampungnya di Garut untuk bertemu Keluarga (Antara Keluarga dan Pekerjaan). Kadang-kadang pulang saat musim panen, menjadi buruh sawah dan kebun (kalau ada duit loh).Ketika akan melakukan sesuatu sering terdengar beliau mengucapkan basmallah...dan diakhiri hamdalah.(*perlu ngaca nih gue...)

(sodorin sepatu yang ke-2 untuk disol, sayang masih bisa dipakai)

Pagi-pagi...Sebelum berangkat, beliau merapikan barang-barang jaga-jaga kalau nanti banjir. Beliau berangkat jalan kaki dari pagi - siang (sekitar jam 14.00an) - ga bawa bekal bro... -, dengan penghasilan tidak pasti, sering pulang dengan tangan kosong (belum bawa uang).
kata beliau,  "memang mesti sabar untuk melakukan pekerjaan seperti ini" (nikmatin pekerjaan yah pak?),Sementara, Putra-putrinya hanya mengenyam pendidikan sampai SMP, ingin sekali menyekolahkannya sampai SMA minimal.Ketika di TeVe ditayangkan bahwa daerahya kebanjiran, keluarganya menyuruhnya pulang...tapi apa hendak dikata uang yang jadi penghalangnya. Sore dan malam beliau habiskan di tempat tinggalnya...
Ketika semua telah di sol sepatu dan sandal...dan hendak pamitan, beliau minta maaf, "Maaf de' jadi kotor",(waduh jadi ga enak, emang udah kotor dari tadi pak...hehehe)...subhanallah,

Itulah cerita seorang jasa sol sepatu, Di luar sana, pasti masih banyak lagi cerita yang memberikan kita pelajaran bagaimana menjalani hidup ini.

Allah swt., melihat hamba-hamba-Nya dari Keimanan dan ketaqwaannya.Walaupun Beliau hanya pekerja Jasa Sol sepatu,InsyaAllah...Allah swt., mencintai dan melindungi Beliau dan Keluarganya.

Semoga bisa jadi bahan renungan untuk menjalani hidup,insyaAllah ada manfaatnya....

keyword : Dzikrullah, Sabar, dan Keluarga

16/02/12  10:09am

by Tohir Chamir
- Kontrakan H2 -