Assalaamu'alaykum wa rahmaatullaahi wa baraakaatuh...
Subhanallah...
Cerita pagi ini, di Kontrakan H2
Teman
saya satu kontrakan memanggil pekerja jasa sol sepatu, ketika teman
saya masuk ngambil sepatu dan tidak ada orang yang melihat pekerja
tersebut. Pekerja tersebut duduk (Dekat kamar saya) dan terdengar beliau
mengucapkan "Allah Akbar" (insyaAllah mengucapkan dengan Ikhlas dan
terhindar dari Riya'). saya jadi penasaran, betapa beliau bersyukur
mengingat-Nya. Saya jadi ingin tahu sosok beliau...(wawancara...yuk)
Ngobrol-ngobrol...
Beliau
Asal Garut (ga tanya nama, hehehe), Tinggal sendiri (keluarga di Garut)
di daerah yang sering banjir (Day**...**lot, dirahasikan), Banjir
ketika daerah tersebut diguyur hujan. ketika tidak hujan pun kerap kali
banjir, karena datang air kiriman dari daratan yang lebih tinggi.
(ngesolin sepatu ah...)
Bekerja
sebagai jasa sol sepatu sudah dilakukakan lumayan lama sekitar 25
tahun...(lumayan dari mana? umur saya aja belum sampai
situh...)Mendapatkan ketrampilan tersebut dari pengalamannya bekerja di
Toko Sepatu. Beliau keluar dari buruh pabrik dengan alasan tidak bebas
jika ingin pulang ke kampungnya di Garut untuk bertemu Keluarga (Antara
Keluarga dan Pekerjaan). Kadang-kadang pulang saat musim panen, menjadi
buruh sawah dan kebun (kalau ada duit loh).Ketika akan melakukan sesuatu
sering terdengar beliau mengucapkan basmallah...dan diakhiri
hamdalah.(*perlu ngaca nih gue...)
(sodorin sepatu yang ke-2 untuk disol, sayang masih bisa dipakai)
Pagi-pagi...Sebelum
berangkat, beliau merapikan barang-barang jaga-jaga kalau nanti banjir.
Beliau berangkat jalan kaki dari pagi - siang (sekitar jam 14.00an) -
ga bawa bekal bro... -, dengan penghasilan tidak pasti, sering pulang
dengan tangan kosong (belum bawa uang).
kata beliau, "memang
mesti sabar untuk melakukan pekerjaan seperti ini" (nikmatin pekerjaan
yah pak?),Sementara, Putra-putrinya hanya mengenyam pendidikan sampai
SMP, ingin sekali menyekolahkannya sampai SMA minimal.Ketika di TeVe
ditayangkan bahwa daerahya kebanjiran, keluarganya menyuruhnya
pulang...tapi apa hendak dikata uang yang jadi penghalangnya. Sore dan
malam beliau habiskan di tempat tinggalnya...
Ketika semua telah
di sol sepatu dan sandal...dan hendak pamitan, beliau minta maaf, "Maaf
de' jadi kotor",(waduh jadi ga enak, emang udah kotor dari tadi
pak...hehehe)...subhanallah,
Itulah cerita seorang
jasa sol sepatu, Di luar sana, pasti masih banyak lagi cerita yang
memberikan kita pelajaran bagaimana menjalani hidup ini.
Allah
swt., melihat hamba-hamba-Nya dari Keimanan dan ketaqwaannya.Walaupun
Beliau hanya pekerja Jasa Sol sepatu,InsyaAllah...Allah swt., mencintai
dan melindungi Beliau dan Keluarganya.
Semoga bisa jadi bahan renungan untuk menjalani hidup,insyaAllah ada manfaatnya....
keyword : Dzikrullah, Sabar, dan Keluarga
16/02/12 10:09am
by Tohir Chamir
- Kontrakan H2 -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar