Jumat, 21 Desember 2012

Jangan Baca! Proses HOT Siaran Televisi

Sahabat, mungkin terkadang beberapa dari kita asyik menikmati totonan televisi yang belum mengetahui bagaimana suatu gambar bisa ditampilkan di TV. Penasaran??? Artikel ini mungkin akan mengurangi curious tentang siaran televisi *semoga bermanfaat* yang saya ambil dari beberapa referensi. Yups, mulai aja nyo'.... - Inget, Baca Basmalah dulu yah, biar Berkah ilmunya. Aamiin... -

Proses terselenggaranya penyiaran suatu tayangan pertelevisian ditentukan oleh tiga unsur (trilogi penyiaran) yaitu studio, transmitter, dan pesawat penerima. 
Studio : sistem ini cukup berperan dalam stasiun penyiaran, sebagai sub sistem yang terintegrasi secara total (audio, video sistem, pencahayaan, dan prasarana pendukung produksi) yang memberikan andil dalam berlangsungnya penyedia program-program regular. Studio tempat produksi informasi sekaligus menyiarkan, mengubah ide dan gagasan menjadi bentuk pesan (gambar & suara).Studio berdasarkan fungsi sebagai penyuplai program acara, dapat di bagi menjadi dua kategori, yaitu
1.      Siaran Langsung, seperti program berita yang memiliki kekuatan informasi untuk segera disiarkan.
2.      Siaran Rekam, program acara yang direkam terlebih dahulu seperti music, olahraga, dan film/sinetron.
Transmitter : salah satu unsur dalam proses penyiaran yang berfungsi mengantarkan gambar dan suara dari studio berupa gelombang elektromagnetik yang membawa muatan informasi untuk dipancarkan atau disalurkan melalui kabel, serat optic. Pelayanan komunikasi yang diberikan oleh satelit meliputi rangkaian telekomunikasi point to point, cakupan TV dalam daerah luas yang sering disebut sebagai siaran langsung dengan satelit (Direct Broadcasting by Satellite).

Kamis, 20 Desember 2012

Perkembangan Teknologi Seluler

Pada modern ini, teknologi yang sedang digandang-gandang dan disukai banyak pengguna adalah teknologi seluler yang dengan mudah dapat dibawa bepergian seperti HP, Tablet, dll. Gadget sekarang ini memberikan beberapa fitur dalam satu device. Para provider jaringan/operator pastinya telah mempersiapkan teknologi untuk meng-handle permintaan customer yang memiliki mobilitas tinggi yaitu teknologi wireless. Dengan kecanggihan gadget tersebut, kemampuan jaringan wireless pun berkembang pesat, dari teknologi pertama seperti AMPS(1G), GSM (2G), GPRS/EDGE (2.5G), UMTS (3G), HSDPA (3.5), sampai teknologi wireless broadband masa depan (WiMAX/LTE - 4G). Dalam postingan kali ini, akan membahas masing-masing generasi dari wireless… let follow me...

Perjalanan generasi ke generasi
1. 1G – Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
2. 2G – Digital narrowband circuit data (GSM, TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps
3. 2.5G  – Packet data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpbs

Selasa, 18 Desember 2012

PENGUKURAN JARINGAN MENGGUNAKAN WIRESHARK

Pada sesi kali ini, saya membuat pengujian kualitas jaringan video streaming di dalam LAN, lewat TCP/IP dengan bantuan Software Yawcam dan browser.

Proses pengambilan Data
Proses pengambilan data menggunakan aplikasi wireshark protocol analyzer. Berikut ini langkah-langkah pengambilan data yang telah dilakukan sebelumnya,


Proses pengambilan data dilakukan selama 30 detik dan melakukan filter dengan perintah ip.dst==192.168.1.5 && tcp untuk ...

Sabtu, 15 Desember 2012

[2] Tracking DPMer'11

Sudah lama ga post lanjutan petualangan kami, DPMers...Bagian inilah yang ditunggu-tunggu...
nyok simak cerita serunya, semoga menjadi keuntungan bagi Sahabat Karib-ku setelah membaca cerita kami.
tetap berusaha menjaga silaturahim dengan Sahabat yang lain sob ! ^_^

BaseCamp Of KATUMIRI


Sampai di BaseCamp, jam 12.20. Bersama kumpul untuk makan bekal yang telah dibawa dan memesan beberapa menu minuman yang disuguhkan oleh pegawai Katumiri. Ada sambal ala Jihan yang ga pedas tapi manis -kebanyak tomat kali yah-, box makanan banyak ey…porsi sekitar 18an disuguhkan untuk 8 orang -emang perut karet-. Seusai makan, bersihkan diri dengan ganti baju n sholat…habis itu datang lah 3 sekawan -Doni, Seto, dan Gendys-. Tambah personil bisa buat ngeramein PaintBall…-Seto ga Confirm tapi join pada agenda kala itu, two thumbs up dah-. Sebelumnya ada beberapa wahana yang menarik -perlu dicoba- seperti ATV, High Ropes, Flying Fox, berkuda, dkk. Pengumpulan Uang dimulai, mantan Ketua BURT DPM 2010 -Eva- mulai mengumpulkan uang dengan nada khasnya,  -dari Medan, Sekali tarik keluarlah uang-. Rencana ingin mencoba High Ropes dan ATV, tapi keterbatasan waktu –uang juga dink-.

PAINTBALL

Acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh kami dalam aktivitas di Katumiri, PaintBall…Biaya memang mahal -Rp 55.000/20peluru, Rp 75.000/40peluru- bagi ukuran mahasiswa yang masih mengandalkan suntikan dana/uang dari Orang tua -menyisihkan uang jajan untuk sebuah pengalaman, perlu juga-. PaintBall suatu ajang main strategi melawan musuh menggunakan senjata gas (tabung ukuran 3 Kg) berpeluru Bola berisi Cat. Dalam permainan ini, kami dibagi kedalam 2 teams. Tim Loreng dan Tim hitam -berdasarkan Rompi yang dipakai-, masing-masing tim beranggotakan 5 orang -absen 1 orang, Gendys jadi Reporter-.

Persiapan Permainan
Ada beberapa Hal yang diperlukan dalam permainan peperangan ini,
  1. Seragam (Baju dan Celana)
  2. Rompi / Jaket (Loreng dan Hitam)
  3. Sepatu
  4. Senjata Pistol Gas (3 Kg + 20 Peluru)

Berbisnis Sebagai Penyedia Layanan Konten IPTV di Indonesia


Sumber : www.a-com.com.au
Akhmad Tohir[1]
Mata Kuliah Next Generation Network
Prodi Sistem Komputer Institut Teknologi Telkom
Ir.ato_cham11@yahoo.com[1]

Abstraksi
Cepatnya Laju kemajuan Teknologi dan Telekomunikasi yang disebabkan kehadiran NGN (Next Generation Network) yang membuat beberapa perangkat dan layanan harus menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Kehadiran NGN merubah model perbisnisan yang awalnya dapat dikerjakan oleh suatu perusahaan harus rela berbagi pendapatan dengan perusahaan lain. Hal ini merupakan sinyal baik bagi para lulusan IT untuk memperoleh atau membangun suatu lapangan pekerjaan baru. Sekarang ini, Perkembangan pasar IT dalam negeri yang sebagian besar fokus pada Selluler telah mencapai titik kejenuhan. Di lain sisi, masih belum banyak para spesialis IT di Indonesia yang melirik industri pertelevisian yang mulai berkembang, hal ini ditandai dengan pergeseran dari Televisi Analog ke Televisi Digital berbasis IP (IPTV). PT Telkom yang menjadi penyedia layanan dan jaringan terbesar di Indonesia telah menjadi pionir dalam menjalankan dan menyelenggarakan bisnis IPTV melalui TelkomVision. Ini akan memberikan ruang seluas-luasnya bagi industri lokal khususnya penyedia konten untuk dapat menghadirkan ide-idenya dalam bentuk konten yang berkualitas.
Kata Kunci : NGN, IPTV, Penyedia Konten

1. Pendahuluan
Kemajuan teknologi digital di bidang Informasi dan Telekomunikasi semakin memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk memperoleh beberapa layanan sekaligus dalam sebuah teknologi. 
Pada dasarnya bentuk penyedia layanan tersebut menuju pada model Next Generation Network yang menuntut konvergensi. Salah satu layanan konvergensi adalah IPTV (Internet Protocol Television) yaitu suatu layanan multimedia yang dalam bentuk televisi, video, teks, grafik, dan data yang berbasis IP (Internet Protocol) yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah atau interaktif dengan pelanggan.
Kemunculan IPTV merupakan peluang besar bagi para lulusan IT lokal untuk membuka lapangan pekerjaan dalam sisi penyedia layanan khususnya konten.

2. NGN
NGN (Next Generation Network) merupakan teknologi berbasis paket (IP) yang berkemampuan handal yang setiap vendor memiliki versi tersendiri dalam menentukan arsitektur NGN dengan memenuhi beberapa karakteristik NGN, seperti
  • Mobility
  • Jaminan QoS
  • Tidak tergantung layanan (operator)
  • Menuntut konvergensi data (layanan)